A’uudzubillaahiminasysyaithaanir rajiim
Assalamu’alaikumwarohmatullaahi waBarokatuhu.
الْحَمْدُِللهِ
رَبِّالْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى
أَشْرَفِاْلأَنْبِيَاءِوَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ
أَجْمَعِيْنَ أَمَّابَعْدُ
Artinya : Segala puji bagi Allah Sang Penguasaalam semesta. Semoga salawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabidan Rasul termulia. Berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya.
نَحْمَدُهُوَنَسْتَعِيْنُهُوَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَاوَمِنْ
سَيِّئَاتِأَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ
وَمَنْيُضْلِلْهُ فَلاَهَادِيَ لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى
سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَىاَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
Artinya: Kami panjatkan segala puji padaNyadan kami meminta pertolonganNya. Seraya memohon ampun dan memintaperlindunganNya dari segala keburukan jiwaku dan dari kejelekan amaliahku.Barang siapa yang telah Allah tunjukkan jalan baginya, maka tiada yang bisa menyesatkannya.Dan barang siapa yang telah Allah sesatkan jalannya, maka tiada yang bisamemberinya petunjuk. Ya Allah limpahkanlah salawat dan salam bagiMuhammad berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya,semuanya.
الْحَمْدُِللهِ
الَّذِيْأَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ.
وَنُصَلِّيْوَنُسَلِّمُعَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى اَلِهِوَصَحْبِهِأَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telahmemberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Salawat dan doa keselamatankuterlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad Saw berserta keluarga dan parasahabat-sahabat Nabi semuanya ,
AMMA BA’DU
MASYARAKAT MEKAH SEBELUM ISLAM DATANG
![]() | |
| Masyarakat Mekah Sebelum Islam Datang |
Masa sebelum kedatangan Islam dikenal dengan zaman jahiliyah. Dalam Islam,period
e jahiliyah dianggap sebagai suatu kemunduran dalam kehidupan beragama. Pada saat itu masYarakat Arab jahiliyah mempunyai kebiasaan-kebiasaan buruk seperti meminum minuman keras, berjudi, dan menyembah berhala. Melihat peristiwa diatas, apakah keadaan pada zaman jahiliyah itu terjadi juga pada zaman sekarang ini?
Bangsa Arab pada umumnya berwatak berani, keras, dan bebas. Mereka telah lama mengenal agama. Nenek moyang mereka pada mulanya memeluk agama Nabi Ibrahim. Akan tetapi, akhirnya ajaran itu pudar. Untuk menampilkan keberadaan Tuhan mereka membuat patung berhala dari batu, yang menurut perasaan mereka patung itu dapat dijadikan sarana untuk berhubungan dengan Tuhan. Kebudayaan mereka yang paling menonjol adalah bidang sastra bahasa Arab, khususnya syair Arab. Perekonomian penduduk negeri Mekah umumnya baik karena mereka menguasai jalur darat di seluruh Jazirah Arab.
A. Keberagaman Masyarakat Mekah sebelum Islam Datang
Sebelum Islam datang, bangsa Arab telah menganut berbagai macam agama, adat istiadat, akhlak dan peraturan-peraturan hidup. Ketika agama Islam datang, agama baru ini pun membawa pembaruan di bidang akhlak, hukum, dan peraturan-peraturan tentang hidup. Dengan demikian, bertemulah agama Islam dengan agama-agama jahiliah atau peraturan-peraturan Islam dengan peraturan-peraturan bangsa Arab sebelum Islam. Kemudian, kedua paham dan kepercayaan itu saling berbenturan dan bertarung dalam waktu yang lama.
Faktor alam merupakan satu hal yang dapat mempengaruhi kehidupan beragama pada suatu bangsa. Hal itu dapat dibuktikan oleh penyelidik-penyelidik ilmiah yang menunjukkan bahwa Jazirah Arab dahulu nya subur dan rnakmur. Karena faktor alam itu pula boleh jadi rasa keagamaan telah timbul pada bangsa Arab semenjak lama. Semangat keagamaan yang amat kuat pada bangsa Arab itulah yang menjadi dorongan mereka untuk melawan dan memerangi agama Islam di saat Islam datang. Mereka memerangi agama Islam karena mereka amat kuat berpegang dengan agama mereka yang lama yaitu kepercayaan yang telah mendarah daging pada jiwa mereka. Andaikata mereka acuh tak acuh dengan agama, tentu mereka membiarkan agama Islam berkembang, tetapi kenyataannya tidak demikian. Agama Islam mereka perangi mati-matian sampai mereka kalah.
Sampai saat ini pun bangsa Arab, baik dia seorang ulama atau tidak, terhadap agamanya mereka sangat bersemangat. Agama itu disiarkan serta dibela dengan sekuat tenaganya. Semangat beragama mereka umumnya bersifat kulitnya saja. Adapun ibadah dan praktik-praktik keagamaan Sering ditinggalkan oleh Arab Badui. Watak mereka yang amat mencintai hidup bebas dari keterikatan menjadi sebab mereka ingin bebas dari aturan agama. Mereka sudah lama merasa bosan dan kesal terhadap agamanya karena dianggap sebagai pengikat kemerdekaannya sehingga selalu menyelewengkan agama mereka sendiri. Ada diantara mereka yang menyembah pohon-pohon kayu. Ada yang menyembah bintang-bintang, batu-batuan, binatang-binatang, bahkan menyembah raja-raja. Cara ini mereka lakukan karena mereka merasa sukar mempercayai Tuhan yang abstrak, sehingga akhirnya mereka menjadikan sesuatu benda yang dianggapnya sebagai Tuhan bayangan.
Mengenai kepercayaan keagamaan, bangsa Arab merupakan salah satu dari bangsa-bangsa yang telah mendapat petunjuk. Mereka dahulu telah mengikuti agama Nabi Ibrahim. Karena terputus dengan nabi sebagai juru penerang, meraka lantas kembali lagi menyembah berhala.
Berhala-berhala mereka terbuat dari batu dan ditegakkan di Kakbah. Dengan demikian agama Nabi Ibrahim bercampur aduk dengan kepercayaan keberhalaan. Kemudian keyakinan terhadap Nabi Ibrahim itu telah benar-benar kalah dengan kepercayaan keberhalaan.
Ibnu Kalbi menyatakan bahwa yang menyebabkan bangsa Arab menyembah batu atau berhala adalah karena siapa saja yang meninggalkan kota Mekah selalu membawa sebuah batu. Diambilnya dari batu-batu yang ada di tanah haram Kakbah. Jika telah berbuat demikian, mereka telah merasa dirinya terhormat dan cinta terhadap kota Mekah.
Selanjutnya, di mana-mana mereka berhenti atau menetap, diletakkannya batu itu, dan mereka tawaf (mengelilingi) batu itu, seolah-olah mereka telah mengelilingi Kakbah. Sesungguhnya mereka masih tetap memuliakan Kakbah dan kota Mekah, serta masih mengerjakan haji dan umrah, tetapi mereka tetap saja menyembah apa yang mereka sukai. Berhala-berhala yang ada di negeri mereka dahulunya adalah batu yang dibawa dari Kakbah ;(Mekah), yang kemudian mereka muliakan. Mereka juga mendirikan rumah-rumah untuk smenempatkan batu berhalanya, sementara itu Kakbah masih tetap mempunyai kedudukan l yang tinggi dan mulia. Di antara berhala-berhala itu ada yang mereka pindahkan ke Kakbah, yang akhirnya Kakbah dipenuhi dengan berhala-berhala.Mereka tidak lupa akan kedudukan I Kakbah yang mulia sehingga mereka tidak mau meletakkan batu-batu berhala itu di tempat yang lain, kecuali dekat dengan Kakbah. Mereka juga tidak mau naik haji, kecuali hanya ke Mekah.
Nama-nama berhala yang mereka sembah antara lain Hubal yakni berhala yang terbuat dari batu akik berwarna merah dan berbentuk manusia. Hubal, dewa mereka yang terbesar I diletakkan di Kakbah, kemudian Al Lata,berhala yang paling tua, berhala Al Uzza, serta Manah. Mereka mengakui berhala tersebut sebagai Tuhan mereka dan memujanya karena dianggapnya hebat. Merek menyembah berhala-berhala itu sebagai perantara kepada Tuhan. Jadi padhakikatnya, bukanlah berhala-berhala itu yang mereka sembah, tetapi sesuatu yang hebat di balik berhala-berhala itu. Untuk mendekatkan diri kepada dewaatau Tuhan-Tuhan itu, merek rela berkorban dengan menyajikan binatang ternak.Bahkan pernah pada suatu ketika mereka mempersembahkan manusia sebagai korbankepada dewa-dewa dan Tuhan mereka. Kepadal berhala-berhala itu, merekamengadukan nasibnya, persoalan, atau problem hidupnya serta] meminta pendapatatau memohon restunya jika akan mengerjakan sesuatu yang penting.
B. Kebudayaan Masyarakat Mekah sebelum Datang Islam
Negeri Yaman adalah tempat tumbuh kebudayaan yang amat penting yang pernah berkembang di Jazirah Arab sebelum Islam datang. BangsaArab termasuk bangsa yang memilikij rasa seni yang tinggi. Salah satu buktinya ialah bahwa seni bahasa Arab (syair) merupakan suatul seni yang paling indah yang amat dihargai dan dimuliakan oleh bangsa tersebut. Mereka amat gemar berkumpul mengelilingi penyair-penyair untuk mendengarkan syair-syairnya. Ada bebe-rapa pasar tempat penyair-penyair berkumpul yaitu pasar Ukaz, Majinnah,dan Zul Majaz. Di; pasar-pasar itulah penyair-penyair memperdengarkan syairnya yang sudah disiapkan untuk itu.
Seorang penyair mempunyai kedudukan yang amat tinggi dalam masyarakat Arab. Bila pada suatu suku/kabilah muncul seorang penyair, makaberdatanganlah utusan dari kabilahJ kabilah lain untuk mengucapkan selamatkepada kabilah itu. Untuk itu, kabilah tersebul mengadakanperhelatan-perhelatan dan jamuan besar-besaran dengan menyembelih binatarternak. Untuk upacara ini, wanita-wanita cantik dari kabilah tersebut keluaruntuk menari, menyanyi, dan bermain menghibur para tamu. Upacara yang diadakanadalah untuk menghormati sang penyair.
Dengan demikian penyair dianggap mampu menegakkanmartabat suku atau kabilahnya. Salah satu dari pengaruh syair pada bangsa Arabialah bahwa syair itu dapat meninggikan derajat orang yang tadinya hina, atausebaliknya, dapat menghinakan orang yang tadinya mulia.
Bilamana penyair memuji orang yang tadinya hina, makadengan mendadak orang hina itu menjadi mulia, demikian pula sebaliknya. Jikapenyair mencelal seseorang yang tadinya mulia, orang tersebut mendadak menjadiorang yang hina. Sebagai contoh, ada seorang yang bernama Abdul Uzza ibnu Amir.Dia adalah seorang yang mulanya hidupnya melarat. Putri-putrinya banyak, akantetapi tidak ada pemuda-pemuda yang mau memperistrikan mereka. Kemudiandipuji-puji oleh Al Asya seorang penyair ulung. Syair yangl berisi pujian itutersiar ke mana-mana. Dengari demikian, menjadi masyhurlah Abdul Uzza itu, danakhirnya kehidupannya menjadi baik, dan berebutlah pemuda-pemuda meminangputri-putrinya.
Mereka mengadakan perlombaan bersyair dan syair-syairyang terbagus biasanya mereka gantungkan di dinding Kakbah tidak jauh daripatung-patung pujaan mereka agar dinikmati banyak orang, Jika syairnya itutelah digantungkan di dinding Kakbah, sudah pasti suku/kabilah tersebut naikpula martabat dan kemuliaannya. Dengan demikian, potret seluruh kebudayaan bangsaArab telah tertuang dan tergambar di dalam karya syair-syair mereka.
C. Perekonomian Masyarakat Mekahsebelum Datang Islam
Bangsa Arab yang tinggal di bagian tepi Jazirah Arabtidak suka hidup mengembara, tetapi menetap karena di wilayah ini terdapatkota-kota dan kerajaan. Dikarenakan tanahnya yang tandus dan jarang turunhujan, maka perekonomian mereka umumnya bergerak di bidang perniagaan.Perniagaan mereka meliputi perniagaan di laut dan di darat. Perniagaan di lautyaitu ke India, Tiongkok, dan Sumatra. Perniagaan di darat ialah di dalamJazirah Arab sendiri. Tetapi setelah Yaman dijajah oleh bangsa Habsyi dankemudian oleh bangsa Persia, maka kaum-kaum penjajah itu dapat menguasaiperniagaan di laut. Akan tetapi, perniagaan di dalam Jazirah Arab berpindah ketangan penduduk Mekah karena kaum penjajah tidak dapat menguasaiperekonomian dalam Jazirah Arab. Adapun faktor yang mendorong Mekah dapatmemegang fperanan dalam perniagaan ialah karena orang-orang Yaman telahberpindah ke Mekah, sedang "mereka mempunyai pengalaman yang luas dalambidang perniagaan. Oleh karena itu, kota Mekah dari hari ke hari bertambahmasyhur sesudah Kakbah didirikan. Jemaah-jemaah haji juga berdatangan dari segenappenjuru Jazirah Arab tiap tahun. Keadaan tersebut menyebabkan Quraisy sangatdihormati oleh bangsa Arab, apalagi penghargaan dan pelayanan Quraisy terhadapjemaah haji amat baik. Faktor lain ialah karena letak kota Mekah yang posisinyadi tengah-tengah tanah Arab, yaitu di antara wilayah utara dan selatan. Buminyayang kering Man tandus, juga pendorong dan memaksa penduduknya suka merantauuntuk berniaga sebagai usaha yang utama dan sumber yang terpenting bagikehidupan mereka.
Dari San'a dan kota-kota pelabuhan di Oman dan Yaman,kafilah-kafilah bangsa Arab membawa minyak wangi, kemenyan, kain sutra, baranglogam, kulit senjata, dan rempah-rempah. Barang-barang perniagaan ini ada yangdihasilkan di Yaman dan ada juga dari kota pelabuhan India dan Tiongkok. Olehkafilah-kafilah itu, barang-barang tersebut dibawa ke pasar-pasar di Syam.Minyak wangi amat diperlukan. Dengan demikian, perniagaan suku Quraisy menjadigiat serta mendapat kemasyhuran dan kemajuan yang besar di dalam dan di siluarJazirah Arab.
Hal tersebut berbeda dengan bangsa Arab yang tinggal diJazirah Arab bagian tengah. Jazirah ini terdiri dari tanah pegunungan yangsangat tandus karena wilayahnya yang sangat panas dan gersang. Wilayah initidak pernah dimasuki oleh bangsa lain karena penduduknya juga sedikit sekali,yaitu terdiri dari kaum pengembara yang selalu berpindah-pindah tempat,menuruti turunnya hujan, dan mencari padang-padang yang ditumbuhi rumput tempatmenggembalakan binatang ternak. Penduduk bagian tengah Jazirah Arab ini disebutkaum Badui, yaitu penduduk gurun (padang pasir). Binatang ternak yang mereka pelihara ialah unta danbiri-biri. Biri-biri ini adalah salah satu dari modal hidup yang terpentingbagi mereka. Air susu biri-biri itu diminum, dagingnya untuk dimakan, dan kulitserta bulunya mereka buat pakaian atau kemah.
Orang Arab yang bertempat tinggal di padang pasirmempunyai watak pemberani. Berani adalah sifat yang amat menonjol pada mereka,Mereka selamanya membawa senjata dan sering sendirian di padang pasir. Tak ada yangmelindunginya di waktu itu, kecuali hanyalah keberanian mereka sendiri. Olehkarena kehidupan di padang pasir serba sulit, maka bangsa Arab tersebut selalumengganggu, menyerang dan merampas harta penduduk negeri (penduduk Jazirah Arabbagian tepi yang sudah mapan ekonominya). Oleh karena itu, penduduk padangpasir dipandang sebagai orang-orang biadab yang tak dapatj ditaklukkan olehpenduduk negeri. Mereka dahulu pernah memegang peranan pentingj dalammelancarkan perniagaan dunia, yaitu sebelum Terusan Suez digali. Laut Mera padawaktu itu belum dipakai untuk pelayaran dan karena banyak pulau, maka kai Badui(penduduk gurun pasir) itulah yang bekerja memperhubungkan perniagaan antaraBenua Asia dan Benua Eropa dengan melalui Jazirah Arab. Jalur-jalur perniagaantelahj mereka atur dengan rapi dan saksama.
AGAMA-AGAMA di JAZIRAH ARAB SEBELUMKEDATANGAN ISLAM
Diwilayah Arab, pada awal abad 6 M atau menjelang masuknya Islam, telahberkembang berbagai macam agama dan kepercayaan. Menurut Sayyid Mahmud Syukrial-Alusi al-Baghdadi dalam kitab Bulugh al-'Arobi fi Ma'rifah Ahwal al-Arobyang dinukil oleh Zaenal Arifin Abbas dala "Peri Kehidupan Muhammad",menyatakan bahwa agama-agama yang pernah ada di Arab sebelum masuknya Islam,antara lain adalah, al-muwahhidun (yang mengesakan Tuhan), penyembahberhala (watsani), Yahudi, Nasrani, Penyembah matahari dan bulan,Dahriyun (atheis), Shabi'in (penyembah bintang), Zindiq, Majusi(penyembah api), penyembah malaikat dan jin, kelompok yang mempercayai duaTuhan, yaitu Tuhan yang berbuat kebaikan dan Tuhan yang melakukan perbuatanjahat. Untuk selanjutnya akan dijelaskan satu-persatu latar belakang sejarahkemunculan dan perkembangan agama-agama tersebut di tanah Arab sebelumdatangnya Islam.
1.Al-Muwahhidun (mengesakan Tuhan).
JazirahArab bila yang dimaksud meliputi seluruh wilyah jazirah Arab termasukYaman dan sekitarnya, maka ajaran tauhid sebelum Islam pernah masuk di sebagianwilayah tersebut melalui beberapa Nabi. selain Nabi Ibrahim dan nabi Ismailtercatat ada tiga nabi dikisahkan dalam Al-Qur'an yang hidup di jazirah Arab: Nabi Hud as., Sholeh as., dan Nabi Syuaib. sedangkan Nabi Ibrahim as. danIsmail as. menjadi bagian sejarah yang terpenting karena Islam sebagai agamatauhid terakhir, muncul di tempat yang dirintis keduanya (Mekah) dan juga dariketurunan Ismail as. yaitu Nabi Muhammad saw. sebagai nabi pembawa risalahterakhir dilahirkan.
Sejarahmencatat bahwa penghuni Mekah pertama kali adalah Nabi Ismail as. bersamaibunya, Siti Hajar. Ka'bah sebagai kiblat agama tauhid dunia jga dibangun olehmereka berdua. dan dari sosok Nabi Ismail inilah rasul terakhir dan sebagianbesar suku-suku penting tanah Arab dilahirkan. Saat Islam lahir, Nabi Muhammadsaw. mengajak orang-orang Arab waktu itu untuk kembali kepada agama nenekmoyang mereka Nabi Ibrahim.
KisahNabi Ibrahim dan Ismail di Mekah bermula ketika Siti Hajar, Istri keduaIbrahim, melahirkan Ismail di Khalil, sebuah kota di sebelah timur BaitulMaqdis. Melihat keadaan ini, Sarah sebagai istri pertama merasa sangat sedih.Bukan kehadiran Ismail yang membuat Sarah sedih, namun sebagaimana perasaanwanita pada umumnya yang sudah bertahun-tahun mendampingi Ibrahim berjuang,tentunya mendambakan buah hati ditengah-tengah keluarga. namun justru dariwanita lain, bukan dari rahim Sarah, bayi yang didamba-dambakan itu lahir.Kesedihan yang mendalam inilah yang mendorong Sarah untuk meminta Nabi Ibrahimmembawa Hajar dan Ismail ke arah selatan sehingga sampai pada suatu tempatkosong tak berpenghuni yang kering dan tandus.
Padamasa itu, Mekah belum berpenghuni. Tempat ini tidak menarik para kafilah daganguntuk menetap dan membangun pemukiman karena tanahnya yang kering dan tandusserta jauh dari sumber air meskipun kadang-kadang para pedagang dariselatan (Yaman) melewatinya. Namun, agak jauh disekitar Mekah, diperkirakantelah hidup suku Amalika. Di tempat inilah, Nabi Ibrahim as. diperintahkanAllah meninggalkan dua orang yang dicintainya. Ini adalah ujian yang harusdijalani Nabi Ibrahim. Dengan berat, Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail ditempat itu. Hanya doa dan kepsrahan Ibrahim yang membuatnya tabah dan tegar.Seperti Nabi-Nabi yang lain, Ibrahim as. adalah hamba yang benar-benar yakinakan kekuasaan Allah. Dia yakin bahwa Allah akan menjaga dua orang yangdisayanginya itu. Doa Nabi Ibrahim ini diabadikan dalam Al-Qur'an suratIbrahim.
NabiIbrahim dikenal sebagai bapaknya para Nabi-nabi setelahnya. dari jalur nasabnyabanyak lahir nabi-nabi, bahkan dari perantara Nasabnya makhluk termulia lahir,sebagai penutup garis kenabian. Nabi Muhammad saw. adalah Nabi terakhir yangmerupakan keturunan dari Nabi Ismail bin Ibrahim as.
2. Penyembah berhala (watsani)
Ajarantauhid hidup di Jazirah Arab Berabad-abad lamanya, kurang lebih 20 abad, sampaipada zaman pemerintahan raja Zabur Dzil Akhthab di Persia. Ketika itu, Mekahdikuasai suku Khuza'ah.
Menurutcatatan para sejarawan, orang yang pertama kali menyembah berhala di Mekahadalah salah seorang pemimpin suku Khuza'ah yang bernama 'Amr Ibn Luhai. 'Amrmeletakkan berhala besar yang bernama Hubal di tengah Kakbah. Ia membawaberhala itu dari kota Balqa, Syam. Awalnya, 'Amr tertarik dengan kebiasaanmasyarakat di sana. Mereka memuja patung-patung sehingga meminta sebuah patunguntuk dibawa ke Mekah. Di samping Hubal, masih ada lagi patung berbentukmanusia yang dipuja masyarakat Arab, yaitu Isaf dan Nailah. 'Amr mengajakpenduduk Mekah untuk menghormati, menyembah serta berdoa kepada berhala-berhalaitu.
Demikianawal mula penyimpangan ajaran tauhid Nabi Ibrahim di tanah Arab yang mulaitergeser dengan munculnya paham keberhalaan. Paham ini terus tumbuh danberkembang sehingga hampir mayoritas penduduk tanah Arab menjadi pemujaberhala. Bangsa Arab memuja patung-patung yang mereka anggap perantara denganTuhan. Patung-patung yang disembah pada masa itu antara lain:
- Wudda dipuja oleh Bani Kilab yang berada di Daumah al-Jandal.
- Suwa disembah oleh Bani Hudzail.
- Yaqus menjadi sembahan Bani Madhaj dan beberapa suku di Yaman.
- Ya'uq dijadikan sembahan Bani Hamdan.
- Nashr dipuja oleh Bani Dzil Kila di Hunain.
- Latta disembah oelh Bani Tsaqif di Taif.
- Uzza dijadikan sembahan Bani Quraisy, seluruh Bani Kinanah, dan sebagian Bani Sulaim.
- Manath dipuja suku Aus, Khazraj, dan Ghassan.
- Hubbal adalah patung terbesar yang dipuja oleh seluruh bangsa Arab.
- Issaf dan nailah patung yang diletakkan di bukit Shofa dan Marwa.
SebelumIslam datang, paham keberhalaan telah mengakar kuat dan menjadi mayoritaskepercayaan masyarakat Arab.
Masuknyaagama Yahudi di Yatsrib dan yaman, kemudian Kristen di Najran, tidak begitumemengaruhi keyakinan masyarakat Arab terhadap berhala.
HusainHaikal dalam Hayatu Muhammad berpendapat bahwa kondisi alam, politik,sosial, dan pola pikir masyarakat Arab menjadi penyebab paganisme (keberhalaan)tetap bertahan dan tumbuh berkembang.
Sepertitelah dijelaskan dalam bab sebelumnya, kondisi alam jazirah Arab yang sebagianbesar berupa gurun pasir, pegunungan, serta bebatuan yang tandus dan keringmembuat para kabilah-kabilah pedagang hanya melewatinya tanpa pernah maumenetap. hanya penduduk asli (Badui) yang kuat dalam mengarungi kerasnyakehidupan padang pasir. Terbukti para penganut Nasrani dan Yahudi hanyaterdapat di kota-kota yang peradabannya sudah agak maju, seperti Yaman danYatsrib yang berdekatan dengan Romawi atau Persia, seperti Hira dan Ghasssan.
Darisisi politik, terusirnya orang-orang Yahudi dari Palestina oleh kelompokKristen yang berlindung di bawah imperium Romawi menumbuhkan benih-benihpermusuhan dan dendam.
Secaradiam-diam kelompok Yahudi ini membendung arus kristenisasi ke wilayah Arab.Orang-orang yahudi merupakan kelompok imigran besar yang menetap di Yatsrib(Madinah) dan yaman. Disamping itu, agama Majusi, Persia telah menjadi besardan kuat secara politik untuk membendung arus kekuatan Kristen supaya tidakmenyeberang Furat (Euphrates) ke Persia.
Faktorterpenting menurut Husain Haikal adalah budaya paganisme Mesir dan Yunani yangmasih berpengaruh dalam berbagai sekte-sekte Kristen yang tersebar. Budaya inisecara tidak langsung menimbulkan anggapan bahwa agama Kristen tidak berbedadengan berbagai macam paganisme yang telah ada di Arab.
AliranAlexandria dan filsafatnya masih tetap berpengaruh meskipun sudah banyakberkurang dibandingkan masa ptolomeius.
Tabiatmanusia yang lemah menjadikan manusia menggambarkan Tuhan menurut selera merekasendiri. Ini adalah akibat pengaruh dari paganisme Mesir dan Yunani. Logikayang seakan sempurna dapat menimbulkan kepercayaan paganisme yang politeistik.Paganisme ini tetap hidup dikalangan bangsa-bangsa yang sudah menerima ajaranKristen.
Hal-hal di atas inilah yang menyebabkan keberhalaan masih bertahan lama di Arabsampai diruntuhkan oleh Islam.
Berakhirnyapemujaan terhadap berhala terjadi ketika kota Mekah berhasil dikuasai pasukanIslam (fath al-Mekah) dan ditandai dengan dihancurkannya patung-patungdi sekitar Ka'bah yang ketika itu mencapai 360 buah.
3. Agama Yahudi
Tidakada sumber yang akurat mengenai kapan masuknya agama Yahudi di wilayah Arab.Namun, sebagian buku-buku sejarah meyebutkan sekitar lima abad sebelum masehitelah terjadi eksodus besar-besaran penganut Yahudi dari wilayah Syam menujuHijaz dan akhirnya tinggal di tempat tersebut. Namun, sebelumnya diperkirakandi wilayah Arab Utara telah dimasuki agama ini. Perjalanan masuknya agama inike Arab di mulai dari kisah Nabi Musa as. di Mesir. Agama Yahudi sebelumterjadi tahrif (perubahan) adalah berasal dari syariatnya Nabi Musa as.Agama ini pada mulanya lahir di Mesir sekitar 14 SM dengan Musa sebagai pembawarisalahnya. Tatkala penguasa Mesir ketika itu, Firaun yang mengaku dirinyaTuhan menolak dan menentang ajaran Musa as. Karena dianggap akan mengancam kekuasaandan pengaruh firaun, Musa dan pengikutnya keluar dari Mesir. Dengan keajaibanyang jauh di luar kemampuan manusia biasa, mereka menyeberangi Laut Merah yangterbelah membentuk jalan menuju daratan Padang Sinai. Fir'aun dantentaranya yang mencoba mengejar ditenggelamkan oleh Allah denganmenutupnya kembali lautan yang terbelah tersebut. Kisah Musa as. dan Fir'aunini berulang kali diceritakan dalam Al- Qur'an.
Kemudiansetelah 45 hari perjalanan, sampailah Musa di Padang Sinai. Dari Padang Sinaiini, Musa dan pengikutnya berangkat menuju Palestina. Peristiwa inidiperkirakan terjadi sekitar tahun 1491 SM. Di sinilah, Musa mengembangkandakwahnya sehingga di kemudian hari agama ini masuk ke tanah Arab.
Yatsribdan yaman adalah dua wilayah Arab yang banyak dimasuki agama yahudi. Dikemudian hari, kurang lebih tahun 578 SM, terjadi penaklukan Palestina olehBabilonia dan Asiria secara besar-besaran oleh Raja Nebukadnezar. Negeri sertaHaikal peninggalan orang Yahudi dihancurkan sehingga terjadi eksodusbesar-besaran penganut Yahudi menuju daerah Hijaz dan kebanyakan dari merekabertempat di wilayah Arab Utara.
Sejarah - Awal Mula Agama Islam diJazirah Arab
Sebelum agama Islam berkembang di Arab.
Sebelum agama Islam berkembang diJazirah Arab, agama Yahudi dan Kristen / telah berkembang ke Jazirah Arab.Namun, bangsa arab kebanyakan masih menganut agama asli mereka. Daerah JazirahArab dibagi dalam 3 bagian besar, yaitu:
1. Selatan Jazirah Arab
Terdapatkaum Qathaniyun (keturunan Qathan) yang mendirikan kerajaan Saba’ (kota pusatperdagangan) dan kerajaan Himyar.
2. UtaraJazirah Arab
a. Hidup kaum Qathaniyun dan Adnaniyun(keturunan Ismail bin Ibrahim).
b. Terdapat Kerajaan Hirah yang beradadi bawah perlindungan Persia. Berkembang pada abad ke-3 hingga munculnya islam.
c. Terdapat Kerajaan Ghassan yangberada di bawah perlindungan Romawi. Berkembang pada abad ke-3 hingga munculnyaislam.
3. DaerahHijaz
a. Tidak pernah dijajah oleh Bangsalain.
b. Daerah yang sulit dijangkau, tandusdan miskin.
c. Kota terpenting adalah Mekkah, diMekkah terdapat Kakbah.
d. Penguasa yang terkenal adalah Qushaidan Quraisy.
Ciri-ciri Negara Arab sebelum munculnya agama Islam:
· Arab merupakan kawasan yang tidak maju.
· Keadaan masyarakat sangat kacau.
· Kebanyakan orang Arab merupakan penyembah berhala.
· Sebagian orang Arab merupakan pengikut agama Kristen dan Yahudi.
· Setiap orang berkelakuan semaunya sendiri.
· Keributan terjadi dimana-mana.
· Zaman zahiliyah.
Masa Awal Perkembangan Islam
Agama Islam lahir dan tumbuh di Jazirah Arab, tepatnya dikota Mekkah. Agama inipertama kali diperkenakan oleh Nabi Muhammad SAW, sekitar abad ke-7 M.
Padaawal perkembangannya, agama Islam sangat ditentang oleh masyarakat Mekkah,terutama oleh pemimpin-pemimpin suku Quraisy. Menurut Ahmad Syalabi, 5 faktoryang mendukung suku Quraisy menentang seruan islam yaitu:
1. Mereka tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan.
2. NabiMuhammad SAW menyerukan persamaan hak antara bangsawan dan hamba sahaya. Ataudisebut dengan tidak adanya perbudakan.
3. Parapenmimpin Quraisy tidak dapat menerima ajaran tentang kebangkitan kembali danpembalasan di akhirat.
4. Patuhkepada nenek moyang adalah kebiasaan yang berakar pada bangsa Arab.
5. Pemahatdan penjual patung memandang Islam sebagai penghalang rezeki.
Suku Quraisy
Quraisyberasal dari Bahasa Arab yang artinya adalah suku bangsa Arabketurunan Ibrahim as. Mereka tinggal dan hidupdi Mekkah dan daerah sekitarnya. Quraisy yang hidupdi Mekkah disebut Quraisy Lembah, sementara yang lain tinggallebih jauh mengelilingi Mekkah dikenal dengan Quraisy Pinggiran.
PenamaanQuraisy berasal dari Fihr yang merupakanleluhur Nabi Muhammad SAW, nabi dan rasul utamaagama Islam. Dimana Fihr kemudian menurunkan sampai Qushay bin Kilab.
GarisKeturunan Suku Quraisy:
1. Ba’idah artinya punah.
Merupakan suku yang pernah tinggaldi Jazirah Arab dan telah punah. Sejarah mereka sedikit sekali yang dapatdiketahui, kebanyakan berasal dari PerjanjianLama dan Al-Qur’an. Selain itu daripenggalian-penggalian arkeologis yang ditemukan. Mereka termasuk ‘Ad, Tsamud, Tasam, Jadis, Imlaq dan lainnya.
2. Qahtani
Menurutdugaan mereka berasal dari keturunan Ya’rub bin Yasyjub bin Qahtanbin Hud, sering pula dikenal dengan Arab Qahtan. Mereka kebanyakantinggal di Yaman dan kemudian menyebar ke daerah lainnya. Peradaban merekadiketahui cukup tinggi. Dibuktikan dengan penemuan-penemuan arkeologis yangmengungkapkan cara kehidupan mereka. Keturunan dari Qahtani ini ada yangmenyebar sampai ke Yatsrib, nama kuno untuk Madinah, yaitu Bani‘Aus dan Bani Khazraj yang dikenal sebagai Kaum Anshar.
3. Adnani
Merekadiduga berasal dari keturunan Ismail as melalui anaknya Adnan. Adajuga yang menyebut Arab Adnan. Quraisy termasuk cabang dari ini.
Quraisymenjadi suku terkemuka di Mekkah sejak sebelumkelahiran Muhammad SAW dan pada dasarnya menguasai kota. Sebelumkelahiran Muhammad SAW, suku ini terbagi menjadi beberapa klan,masing-masing memiliki tanggung jawab yang berbeda atas kota Mekkah dan Ka’bah.Terjadi rivalitas antar klan, dan makin meruncing selama nabiMuhammad SAW hidup. Beberapa pemimpin klan tidak menyukai klaim nabiMuhammad saw akan kenabian dan mencoba menghentikannya dengan menekanpemimpin Bani Hasyim saat itu, Abu Thalib. Banyak pula dari klantersebut yang menghukum pengikut nabi Muhammad SAW, sepertimelakukan boikot. Hal inilah yang menyebabkan keluarnyaperintah hijrah ke Ethiopia, dan kemudian ke Madinah.
Setelah PenaklukanKota Makkah pada tahun 630 M, nabi Muhammad SAW memaafkan orang Quraisy yangsebelumnya menekan dan memusuhinya, kedamaian terjadi. Setelah meninggalnyanabi Muhammad SAW, rivalitas klan meningkat, terutama siapa yangberhak menjadi Khalifah, hal yang menyebabkan terjadinyapemisahan Sunni dan Syi’ah.
Banyakcara yang dilakukan para pemimpin suku Quraisy untuk mencegah dakwah NabiMuhammad SAW, yaitu:
Ø Bujukrayu.
Ø Ancamanpembunuhan.
Ø Fitnah.
Ø Penyiksaanterhadap penduduk yang beragama Islam.
Melihat kekejaman yang dilakukanoleh suku Quraisy, Nabi Muhammad SAW mengungsikan para sahabatnya keluar dariMekkah. Mula-mula mereka pergi ke Habsyah (Etiopia). Habsyah (Etiopia) memiliki seorang raja yang toleransiberagamanya tinggi, walaupun Raja Majasi ini memeluk agama Kristen, NabiMuhammad SAW dan sahabatnya mendapat perlakuan baik dari Raja Majasi.
Setelah mereka mengungsi ke Habsyah(Etiopia), mereka pindah ke Yatsrib (Madinah). Atas permintaan sahabatnya, NabiMuhammad SAW kemudian menyusul hijrah dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah). DiMadinah, Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya diterima dengan baik, karenakedatangan mereka telah dinanti-nantikan.
Madinah merupakan titik tolakperkembangan Islam, agama Islam kemudian menyebar hingga ke seluruh dunia. Dikota itulah pertama kalinya terbentuk masyarakat Islam sebagai kekuatanpolitik, Nabi Muhammad SAW tidak hanya berkedudukan sebagai pemimpin agamatetapi juga sebagai pemimpin masyarakat. Nama kota Yatsrib kemudian diubahmenjadi Madinatul Munnawwarah (Kota yang bercahaya).
MasaKekhalifahan
Setelahwafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, muncullah para khalifah (wakilpengganti) Rasul Allah. Para khalifah ini hanya menggantikan dalam hal mengaturhidup kaum Muslimin menurut agama Islam. Masa kekhalifahan Khalifah Abu Bakaras-Shiddiqsampai Khalifah Ali bin AbiThalib biasa disebut dengan Khulafa’ur Rasyidin (Pengganti Rasulullah yangbijaksana)
Khalifahyang pernah berkuasa diantaranya, adalah:
1. KhalifahAbu Bakar as-Shiddiq,
- KhalifahAbu Bakar as-Shiddiq merupakan khalifah pertama setelah wafatnya NabiMuhammad SAW.
- Masakepempininannya hanya 2 tahun (632-634).
- Terjadi perang Riddah (perang yang dilakukan kaummuslimin melawan kemurtadan).
- KhalifahAbu Bakar as-Shiddiq berhasil mengembalikan suku-suku Arab ke jalan Islam danmembasmi nabi-nabi palsu, seperti Tulaiha.
- KhalifahAbu Bakar as-Shiddiq mulai mengumpulkan lembaran surat-surat Al-Quran.
2.Khalifah Umar bin Khattab
- Masa kepemimpinannya adalah 10 tahun (634-644).
- Melakukan gelombang ekspansi ke luar daerah Arab.
- Kekuasaan Islam telah mencakup Jazirah Arab,Palestina, Syria, sebagian besar wilayah Persia, dan Mesir.
- Khalifah Umar bin Khattab mendirikan Baitul Maal,menempa uang, dan menciptakan Tahun Hijriah.
- Khalifah Umar bin Khattab dibunuh oleh seorang budakPersia yang bernama Abu Lu’lu’ah.
3. Khalifah Usman bin Affan
- Khalifah Usman memerintah selama 12 tahun (644-655).
- Kitab Al-Quran secara resmi dibukukan.
- Beliau membangun bendungan yang menjaga arus banjirdan mengatur pembagian air ke kota-kota.
- Beliau juga membangun jalan-jalan, jembatan, masjid,dan memperluas masjid Nabi Muhammad di Madinah.
- Kekuasaan Islam meluas hingga ke daerah Armenia,Tunisia, Cyprus, Rhodes, sebagian Persia, Transoxania, dan Tabaristan.
- Dalam masa pemerintahannya terjadi ketidakpuasan dikalangan umat Islam.
- Beliau dibunuh oleh kaum pemberontak pada tahun 35 H(655)
4. Khalifah Ali bin Abi Thalib
- Masa pemerintahannya hanya 6 tahun.
- Pada masa pemerintahannya, Khalifah Ali bin AbiThalib menghadapi berbagai pergolakan.
5.Khalifahan Ummayah
Setelah kedudukan khalifah dikuasai oleh keluarga Ummayah(661-750 M). Pusat kekuasaan negara Islam dipindahkan keluar Jazirah Arab,yaitu ke Syria(Damaskus).
Pada masa ini, dasar-dasar demokrasi Arab lenyap, karenajabatan khalifah dipegang secara turun temurun. Hidup khalifah sama denganhidup raja dengan kekuasaannyayang mutlak.
Wilayahkekuasaaan negara islam pada masa ini meliputi wilayah yang sangat luas. Ke sebelah barat sampai ke daerah spanyoldan ke sebelah timur kedaerah Pakistan dan Asia Tenggara. Perluasanwilayah ini dilakukan oleh :
- Musa memimpin tentara islam menyerbu kearah barat menyusuri daerahAfrika utara sampai Maroko. Perjalanan ini dilanjutkan oleh Tarik dan berhasilmenduduki semenanjung Iberia serta menguasai Spanyol (712 M)
- Muhammad Kasim berhasil menduduki daerah lembah sungai Shindu (721M)
- Maslama memimpin tentara Islam menyerang konstatinopel tetapi trapserangan dapat dipukul mundur. Baru ada tahun 1453M konstatinopel dapat dikuasai.
Pada tahun 750 M, terjadi perebutan kekuasaan terhadapkeluarga Ummayah yang dilakukan oleh golongan Abbasiyah dalam perebutankekuasaan itu, hampir seluruh keluargaUmmayah dimusnahkan. Hanya seorang yang berhasil meloloskan diri, yaituAbdur Rachman.
6.KekhalifahanAbbasiyah
Pada masa ini pusat kekhalifahandipinahkan dari Damaskus ke Bagdad. Kekhalifahan Abbasiyah (750-1258 M)mengalami perkembangan yang cukup pesat dan pada masa pemerintahanHarun Al Rasyid (786-809 M) mencapai puncak yang gemilang. Hal ini tak lepas dari :
- Bagdad merupakan pelabuhantransito dan perdagangannya maju pesat
- Buku-buku filsafat dan ilmupengetahuan baik dari Yunani maupun dari Persiaditerjemahan kedalam bahasa danhuruf Arab
- Harun Al Rasyid mengadakan persahabatan dengan Karel Agung (Perancis).Peristiwaini terjadi berdasarkan situasi politik sebagai berikut :
a.Bagdad bermusuhan dengan Byzantium dalam memperebutkan Asiakecil
b.Bagdad bermusuhan dengan keamiranCordoba dalam memperebutkan daerah pantai utara Afrika dan juga karena Cordobatidak mau mengakui kekhalifahanBagdad.
c. Perancis bermusuhan dengan Cordobadalam memperebutkan daerah
d.Spanyol Utara, juga bermusuhan dengan Byzantium karenadaerah Italia.
Dalam perebutan berikutnya kekhalifahan mengalamikemunduran. Hal inidisebabkanoleh :
a.Terjadinya perebutan jabatan khalifahdiantara keluarga sediri, sehinggadalam istana terdapat kelompok-kelompok yang saling bertentangan.
b.Bertentangan itu mengakibatkan pemerintahan pusat menjadilemah, sehinggadaerah-daerah bagian banyak yang memerdekakan diri
7. Kekhalifahan Cordoba
Abdur Rachman, satu-satunya keturunankekhalifahan Ummayah yang berhasil menyelamatkan diri dari serangangolongan Abbasiyah mendirikan kekhalifahanCordoba di Spanyol. Beliau tetap menyebut dirinya Amir dan tidak mau mengakuikekhalifahan Bagdad. Baru pada masa kekuasaan Abdur Rachman III, Cordoba menyatakan dirinya sebagai khalifah dankedudukannya seimbang dengan kekhalifahan Bagdad (929 M).
Pada jaman kekhalifahan Cordoba ilmuPengetahuan dan kebudayaan berkembang pesat. Masjid-masjid banyak dibangunistana dan perpustakaan didirikan ahli-ahli bangunan, tabib, pengarang, ahli-ahlifikir, ahli pakaian danahli-ahlikemasyarakatan banyak terdapat di Cordoba.
Kemajuan dalam bidang kebudayaan itu mendorong orang-orangEropa untuk belajar di spanyol.Kebudayaan dari timur yang telah tinggi dan juga warisan kebudayaan Romawi danYunani Kuno yang telah hidangdari Eropa Barat,diketemukan kembali melalui Islam di spanyol.
Daerah kekuasaan Islam pada perkembangan selanjutnya makinsempit. Akan tetapi, pikiran-pikiran Islam makin meluas. Apabila mula-mulamempertahankan dan meluaskan pengaruh Islamdengan pedang, tetapi pada waktu-waktu berikutnya perluasan Islam dilakukandengan jalan damai yaitu melalui perdagangan. Melalui perdaganganinilah Islam masuk ke wilayah Indonesia.
Faktor-faktoryang mendorong cepatnya penyebaran agama Islam di luar Jazirah Arab adalahsebagai berikut:
1. Islam merupakan agama yangmengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan, serta hubungan manusia denganmanusia lain dalam masyarakat.
2.Islam mengajarkan pentingnya dakwahuntuk menyebarluaskan agama Islam.
3.Islam dating dengan sikap simpatikdan toleran, tidak memaksa rakyat untuk mengubah agamanya untuk memeluk agamaIslam.


No comments:
Post a Comment